Pengertian Alam semesta

Alam semesta adalah segala yang ada, termasuk benda dan energi, sepanjang waktu dan ruang. Bumi, Matahari, dan seluruh tata surya hanyalah sebagian kecil dari alam semesta. Ukuran alam semesta sulit dibayangkan.

Begitu besar sehingga cahaya dari benda-benda yang sangat jauh di alam semesta harus menempuh miliaran tahun sebelum mencapai Bumi.

Alam semesta juga disebut kosmos. Kosmologi adalah cabang ilmu yang mempelajari alam semesta secara keseluruhan. Astronomi adalah nama lain untuk studi tentang alam semesta.

Para ilmuwan menggunakan teleskop dan alat lain untuk mengumpulkan informasi tentang alam semesta. Mereka juga mempelajari informasi yang dikumpulkan selama eksplorasi ruang angkasa.

Bima Sakti dan Galaksi Lainnya

Matahari berada dalam kelompok bintang yang dikenal sebagai Galaksi Bima Sakti. Galaksi adalah sistem besar bintang, gas, dan debu. Sampai awal 1900-an para ilmuwan tidak tahu pasti bahwa ada galaksi di luar Galaksi Bimasakti. Dengan menggunakan teleskop yang kuat, para ilmuwan sekarang memperkirakan bahwa alam semesta memiliki miliaran galaksi.

Galaksi Bima Sakti saja mengandung lebih dari 100 miliar bintang. Beberapa galaksi lebih besar, dan beberapa jauh lebih kecil. Tetapi bahkan galaksi kecil mengandung ratusan juta bintang. Galaksi memiliki berbagai bentuk. Sebagai contoh, beberapa galaksi memiliki bentuk kincir.

Alam Semesta yang Berkembang

Sebagian besar ilmuwan percaya bahwa alam semesta dimulai secara tiba-tiba dalam suatu peristiwa yang disebut big bang. Mereka memperkirakan bahwa ini terjadi antara 10 dan 15 miliar tahun yang lalu.

Alam semesta pada waktu itu sangat padat dan panas. Sejak itu alam semesta telah mengembang dan mendingin. Beberapa ilmuwan percaya bahwa alam semesta mungkin berhenti mengembang dan mulai berkontraksi.

Tetapi sebagian besar ilmuwan percaya bahwa alam semesta akan terus mengembang selamanya.



Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *