Siapa HH Munro?

Hector Hugh Munro, yang sering menulis dengan nama pena Saki, adalah seorang penulis Inggris pada era Edwardian. Meskipun dia menulis drama, dua satir, dan sebuah novel pendek, dia terkenal karena cerita pendeknya yang lucu dan mengerikan.

HH Munro, yang sering menulis dengan nama pena Saki, adalah seorang penulis Inggris pada era Edwardian.

Lahir di Akyab, Burma, saat itu bagian dari Kerajaan Inggris, pada tanggal 18 Desember 1870, ibu HH Munro meninggal pada tahun 1872 setelah insiden traumatis dengan sapi yang melarikan diri. Dia dan dua saudara kandungnya pindah ke Inggris, di mana mereka dibesarkan oleh nenek dan bibi mereka yang belum menikah. Ayah Munro, seorang inspektur jenderal di kepolisian Burma, pensiun pada tahun 1887 dan mulai menghabiskan waktu berkeliling Eropa bersama anak-anaknya.

Pada tahun 1916, Munro dirawat di rumah sakit karena malaria.

Munro kembali ke Burma (kadang-kadang disebut Myanmar) untuk bekerja di kepolisian pada usia 22 tahun, tetapi serangan malaria memaksanya untuk kembali ke Inggris 13 bulan kemudian. Setelah sembuh, ia mulai bekerja sebagai jurnalis untuk sejumlah surat kabar, termasuk Morning Post dan Westminster Gazette . Untuk publikasi terakhir, ia menulis serangkaian satir berdasarkan karakter Alice dan Wonderland yang kemudian akan diterbitkan sebagai novel Westminster Alice . Satu-satunya buku nonfiksi Munro , Rise of the Russian Empire , pertama kali diterbitkan pada tahun 1900.

Pada awal 1900-an, Munro mulai menerbitkan koleksi cerita-ceritanya yang jenaka dan tajam, sering kali menampilkan karakter berulang yang memparodikan masyarakat kelas atas Edwardian. Dia juga mulai bepergian sebagai koresponden surat kabar, meliput cerita di Balkan , Rusia, dan Paris. Dia pindah kembali ke Inggris pada tahun 1907, tak lama sebelum kematian ayahnya.

Munro melanjutkan pekerjaannya sebagai jurnalis dan penulis sampai Perang Dunia I pecah pada tahun 1914. Dia mendaftar dan ditempatkan di Sussex. Setahun kemudian, dia berada di garis depan di Prancis. Pada tahun 1916, Munro dirawat di rumah sakit karena malaria, tetapi kembali ke batalionnya setelah sebulan sebagai tanggapan atas berita tentang serangan yang akan datang. Pada 13 November 1916, hanya beberapa hari setelah meninggalkan rumah sakit, dia dibunuh di bagian depan oleh penembak jitu.

Sejak kematiannya, Munro secara luas dianggap sebagai salah satu penulis cerita pendek terbaik dalam bahasa Inggris. Cerita seperti ” Interlopers” dan ” Open Window” sering kali dimuat dalam antologi. Kisah-kisahnya sekarang menjadi domain publik, dan teks lengkapnya dapat ditemukan di Internet.

Related Posts