Sel Epitel – Pengertian dan Penyebab Beserta Gambarnya

Sel Epitel – Nyaris seluruh bagian yang berada di dalam tubuh manusia ini sendiri terlindungi oleh sel epitel yang dapat dikatakan jika epitel merupakan garis pertahanan pertama di antara tubuh manusia dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga dengan kata lain epitel ini memiliki fungsi sebagai jaringan pelindung.

Namun ternyata meski sel epitel ini dapat menjadi salah satu tanda bahaya loh, dikarenakan jika di dalam urin kandungan sel ini terlalu tinggi maka dapat menunjukkan jika sedang ada penyakit di dalam tubuh manusia dan harus segera untuk waspada.

Sebenarnya sel memiliki fungsi untuk dapat melindungi organisme mau pun makhluk hidup dari sebuah kerusakan yang diakibatkan oleh mikroba, fisik mau pun bahan kimia sehingga sel epitel ini memiliki peran dan tugas yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup bagi seluruh makhluk hidup termasuk pada manusia.

Manusia memiliki 3 jenis sel epitel di dalam tubuhnya. Sel epitel sendiri memiliki bentuk yang sesuai dengan tugas dan letaknya. Sel epitel yang pertama adalah sel epitel pipih yang letaknya di pembuluh darah dan pembuluh limfia, yang kedua adalah sel epitel kubus yang letaknya berada di kelenjar dan ginjal dan yak terakhir adalah sel epitel yang memiliki bentuk silinder yang bertugas untuk melapisi saluran pencernaan dan juga kandung kemih namun meski di bagian ini adalah bagian yang normal di dalam tubuh manusia.

Akan tetapi jika kandungan sel epitel di dalam urin meningkat maka akan menjadi salah satu tanda bahaya yang wajib untuk diwaspadai karena bisa jadi terdapat tumor yang ada di dalam tubuh manusia.

Perhatikan dan Hati – Hati Dengan Keberadaan Sel Epitel di Dalam Urine

Tidak hanya dapat ditemukan di dalam tubuh sel epitel sendiri juga dapat ditemukan di dalam urin manusia namun untuk dapat mengetahuinya dibutuhkan sebuah tes yang disebut dengan urinalisis.

Urinalisis sendiri merupakan sebuah prosedur tes urin untuk mendeteksi dan juga mengelola berbagai macam gangguan contohnya seperti infeksi saluran kemih, diabetes dan berbagai macam penyakit ginjal yamg lainnya.

Pemeriksaan yang dilakukan ini mencakup warna, konsentrasi dan juga kandungan yang terdapat di dalam urin manusia, hasil urinalisis yang abrnormal ini bisa menandakan adanya penyakit. Salah satu contohnya adalah keberadaan kandungan protein yang cukup tinggi yang terdapat di urin dan menandakan adanya masalah yang terdapat pada ginjal manusia. Urinalisis bisa dilakukan dengan tiga cara yakni dengan melakukan sebuah pemeriksaan mikroskopik, analisis diptick dan juga dilihat secara langsung tanpa adanya alat melalui urin dokter untuk bisa mengetahui penyakit apa yang tengah di derita oleh manusia.

Sel epitel ini sendiri biasanya bisa ditemukan pada pemeriksaan mikroskopik urin yang terdapat pada pria mau pun wanita dan beberapa sel epitel yang dapat ditemukan di dalam sedimen urin yang normal namun di dalam kondisi ini telah terjadi sebuah infeksi, peradangan mau pun adanya penyakit berbahaya yang terdapat pada epitel yang ditemukan di dalam urin yang meningkat.

Sel sel epitel ini dapat ditemukan di dalam sendimen urin termasuk juga di dialam sel epitel skuamosa yang asalnya dari saluran uretra dan juga sel sel epitel transisi dari kandung kemih yang pada umumnya jika skuamosa ini menunjukkan jika angka 15  hingga 20 atau pun lebih, artinya specimen urin ini sudah mulai terkontaminasi.

Selain pada urin, sel pitel juga bisa menjadi masalah jika ditemukan pada sel darah dan putih yang menjadi tanda tanda adanya infeksi, penyakit ginjal, kanker kandung kemih mau pun penyakit kelainan darah yang lainnya.

Selain itu jika ditemukan kristal mau pun gumpalan yang bentuknya seperti batu maka mengindikasikan adanya sebuah penyakit yakni batu ginjal, lalu adanya infeksi bakteti mau pun ragi dan juga sel epitel yang terdapat di dalam urin ini akan menunjukkan jika terdapat sebuah tumor yang ada di dalam tubuh manusia.

Leukosit, sel epitel, sel darah merah dan sel sel tumor adalah unsur sel yang dapat ditemykan di dalam sendimen urin tak hanya bisa memeriksa kandungan sel epitel yang ada di dalam urin. Tes ini juga bisa digunakan untuk mengetahui kandungan sel darah putih.

Jumlah leukosit ini akan dianggap normal jika jumlah leukosit berkisar antara 2 hingga 5 leukosit atau kurang, namun jumlah leukosit yang terlalu tinggi pada urin dapat menunjukkan jika ada indikasi infeksi, peradangan mau pun kontaminasi.

Meski sel pitel sangat dibutuhkan di dalam tubuh manusia namun ternyata jika jumlah kandungan sel epitel ini terlalu tinggi maka dapat menunjukkan jika tubuh manusia sedang mengalami masalah, dengan kata lain sel epitel yang terlalu tinggi di dalam tubuh manusia dapat mendatangkan bahaya.

Demikian Pembahasan soal Sel Epitel lengkap dengan uraian penjelasannya, semoga ini menjadi manfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.



Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *