10 Contoh perubahan fisika

Perubahan fisika adalah perubahan pada sampel materi di mana beberapa sifat dari materi mengalami perubahan, tetapi identitas materi tidak.

Bagaimana mobil dapat beralih dari baru dan mengkilap menjadi tua dan babak belur? Ingin membeli mobil – murah? Perhatikan tidak ada spesifikasi seperti “dalam kondisi baik” atau “perlu sedikit perbaikan.” Mobil pada gambar di bawah dengan badan yang rusak, jendela rusak, dan interior mungkin robek.

Tapi ini masih disebut mobil. Ia memiliki semua komponen mobil, meskipun Anda tidak ingin membelinya dalam kondisi sekarang. Tapi dengan mengubah kondisi itu dan Anda (mungkin) akan memiliki mobil yang bisa digunakan.

Pengertian Perubahan fisika

Saat es batu mencair, bentuknya berubah karena memperoleh kemampuan untuk mengalir. Namun, komposisinya tidak berubah. Mencair adalah contoh dari perubahan fisika. Perubahan fisika adalah perubahan pada sampel materi di mana beberapa sifat dari materi mengalami perubahan, tetapi identitas materi tidak.

Perubahan fisika lebih lanjut dapat diklasifikasikan dengan reversibel atau ireversibel. Es batu mencair mungkin dibekukan kembali, sehingga mencair adalah perubahan fisik yang reversibel.

mobil butut

Perubahan fisika yang melibatkan perubahan keadaan semua reversibel. Perubahan keadaan lain termasuk penguapan (cair ke gas), pembekuan (cair ke padat), dan kondensasi (gas cair).

Pelarutan juga perubahan fisika reversibel. Ketika garam dilarutkan ke dalam air, garam dikatakan telah memasuki keadaan cair. Garam dapat kembali dengan cara menguapkan air, yang akan meninggalkan garam di belakang.

es mencair

Ketika sepotong kayu ditumbuk menjadi serbuk gergaji, perubahan yang terjadi disebut ireversibel karena serbuk gergaji tidak dapat dilarutkan ke dalam bagian yang sama dari kayu sebelum itu. Pemotongan rumput atau penghancuran batu akan menjadi perubahan fisika ireversibel lainnya.

Kayu bakar juga merupakan perubahan fisika ireversibel karena potongan tidak dapat disatukan kembali untuk membentuk pohon.

10 contoh perubahan fisika lainnya adalah sebagai berikut:

  • pencampuran kelereng merah dan hijau
  • sublimasi es kering
  • penghancuran kaleng
  • mencair es batu
  • air mendidih
  • Baju yang berasal dari kain
  • Kerikil yang berasal dari batu setelah proses penumbukan
  • Es batu yang berasal dari air
  • Tepung yang berasal dari beras
  • Batu bata, genteng, guci yang awalnya terbuat dari tanah liat
  • Kue yang terbuat dari tepung
  • Kain yang berasal dari benang
  • Meja dan kursi yang terbuat dari kayu
  • serbuk kopi yang berasal dari biji kopi
  • Coklat yang berasal dari biji coklat
  • pencampuran pasir dan air
  • melanggar gelas
  • melarutkan gula dan air
  • parutan kertas
  • memotong kayu

Contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari

Beberapa contoh perubahan fisika termasuk pencairan es, penguapan alkohol dan air garam. Perubahan fisika dikatakan terjadi ketika sesuatu berubah bentuk namun komposisi kimia akan tetap sama.

Contoh lain dari perubahan fisika meliputi penguapan air, mentega meleleh, dan kaca pecah. Sangat mudah untuk membedakan antara perubahan fisika dan kimia.

Dalam perubahan fisika, zat yang mengalami perubahan akan tetap sama dan dapat dipulihkan. Air garam, misalnya, dibuat dengan mencampur garam dan air.

Dengan menghilangkan air dari garam dan sekali lagi akan terbentuk garam dan air. Dalam perubahan fisika, partikel-partikel yang membentuk air garam hanya diatur kembali, tapi tetap sama.

Dalam perubahan kimia, bentuk lama tidak lagi hadir dan produk akhir menjadi berbeda. Tidak peduli apa yang terjadi, bentuk asli tidak dapat dipulihkan.

Hal ini karena partikel dipecah dan atom diatur ulang untuk membentuk zat baru. Sebagai contoh, ketika selembar kertas dibakar, itu tidak dapat direformasi menjadi selembar kertas lagi.

Apakah perubahan fisika atau kimia, massa tidak dapat dihancurkan atau dibuat. Itu selalu ada, namun dalam bentuk yang berbeda. Apakah dapat atau tidak dapat dibalik akan memutuskan jika perubahan itu termasuk perubahan fisik atau kimia.

Bagaimana Terjadinya Perubahan Kimia dan Fisika

Molekul dapat berpindah dari satu keadaan fisik yang lain dan tidak mengubah struktur dasar mereka. Oksigen (O2) sebagai gas memiliki sifat kimia yang sama dengan oksigen cair. Keadaan cair lebih dingin dan padat, tetapi molekul (bagian dasar) masih sama. Air (H2O) adalah contoh lain.

Sebuah molekul air terdiri dari dua hidrogen (H) dan satu atom oksigen (O) atom. Ini memiliki struktur molekul yang sama apakah itu adalah gas, cair, atau padat. Meskipun keadaan (wujud) fisiknya bisa berubah, keadaan kimia tetap sama.

Perubahan Fisika
Perubahan Fisika

Jadi Anda bertanya, “Apa perubahan kimia?” Mari kita mulai dengan segelas air murni. Jika rumus air mengalami perubahan, yang akan menjadi perubahan kimia.

Jika Anda bisa menambahkan atom oksigen kedua molekul air, Anda akan memiliki hidrogen peroksida (H2O2). Molekul-molekul tidak akan air lagi. Kenyataan tentang menciptakan hidrogen peroksida lebih sulit.

Perubahan kimia terjadi ketika ikatan antara atom dalam molekul dibuat atau dihancurkan. Perubahan keadaan fisik yang berkaitan dengan perubahan lingkungan seperti suhu, tekanan, dan kekuatan fisik lainnya.

Umumnya, struktur kimia tidak berubah ketika terjadi perubahan fisik. Tentu saja, di lingkungan yang ekstrim seperti Matahari, tidak ada molekul yang aman dari kerusakan.

Pengertian Perubahan fisika 

Perubahan fisika adalah perubagan materi atau zat yang tidak disertai dengan terbentuknya materi baru. Komposisi materi tersebut tidak akan berubah. Contohnya jika kita memanaskan es, maka es tersebut akan berubah menjadi air, selanjutnya jika kita panaskan terus maka air akan berubah akan menjadi uap air.

Persitiwa perubahan fisika hanya menunjukan perubahan wujud es, seperti perubahan air yang berbentuk padat, dan air yang berbentuk cair, dan uap air adalah air yang berbentuk gas. Tampak bahwa zat masih tetap air.

Ciri-Ciri perubahan fisika

  • Perubahan fisika tidak terbentuk zat jenis baru
  • Zat yang sudah berubah oleh perubahan fisika akan dapat kembali ke bentuk yang semula
  • Perubahan fisika hanya diikuti suatu perubahan sifat fisika saja.

Jenis perubahan fisika

1. Perubahan Fisika hanya perubahan wujud zat

Perubahan wujud zat karena pengaruh perubahan suhu/temperatur lingkungan.

Contohnya :

  • Mencair, contoh: es mencair dan lilin meleleh
  • Membeku, contoh: air menjadi es dan cairan logam yang membeku
  • Mengembun, contoh: uap menjadi air, terjadinya embun pada pagi hari
  • Menguap, contoh: air yang dipanaskan diatas kompor lambat laun akan menguap
  • Menyublim, contoh: kapur barus padat berubah menjadi gas
  • Menyublim/deposisi, contoh: gas dari kapur barus dapat dipadatkan lagi dengan metode kristalisasi

2. Perubahan Fisika hanya perubahan Ukuran Suatu Zat

Materi yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara mekanik, seperti dipecah, dipotong, digiling, dan lain lain.

Contohnya :

  • Biji kopi ditumbuk menjadi serbuk kopi
  • Beras ditumbuk menjadi tepung beras.

3. Perubahan Fisika Yang Berupa Perubahan Volume

Perubahan volume yang disebabkan oleh penyusutan materi karena didinginkan atau pemuaian materi karena dipanaskan.

Contohnya :

  • Proses pemuaian rel kereta api di siang hari karena panas dan penyusutan karena dingin
  • Balon yang ditiup maka akan semakin besar

4. Perubahan Fisika Yang Berupa Perubahan Bentuk Zat

Perubahan bentuk materi dapat terjadi jika dipukul, diremas, atau menggunakan alat bantu seperti mesin.

Contohnya :

  • Kayu yang berasal dari pohon dapat diubah bentuknya menjadi meja
  • Kursi dan lemari dengan menggunakan alat seperti pahat, gergaji atau palu
  • Tanah liat dapat diubah menjadi hiasan didalam rumah, seperti guci, vas bunga, dll.
  • kain diubah menjadi pakaian, seperti baju, celana dan lain sebagainya

5. Perubahan Fisika karena adanya pemanasan atau arus listrik

Macam perubahan fisika yang kelima adalah karena adanya pemanasan atau arus listrik, hal ini tidak menghasilkan zat baru hanya terjadi perubahan yang sementara saja.

Contohnya :

  • Besi yang dipanaskan akan mencair
  • Alumunium yang dipanaskan akan mencair
  • Filamen pada lampu pijar yang menyala

Ringkasan

  • Perubahan fisika adalah perubahan pada sampel materi di mana beberapa sifat dari materi mengalami perubahan, tetapi identitas materi tidak.
  • Dalam perubahan fisika dapat reversibel, yakni bentuk asli dari masalah ini dapat dikembalikan.
  • Dalam perubahan fisika yang ireversibel, bentuk asli tidak dapat dipulihkan.
  • Pencairan es dan penggilingan kayu menjadi serbuk gergaji adalah contoh dari perubahan fisika.



Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *