MTU Jaringan vs. TCP Maksimum

Unit transmisi maksimum (MTU) dan ukuran paket TCP maksimum adalah istilah jaringan komputer yang sering membingungkan. Pelajari tentang perbedaan antara MTU jaringan vs. ukuran paket TCP maksimum dan bagaimana kaitannya.

Ukuran MTU Jaringan MTU Jaringan vs. TCP Maksimum

  • Dibatasi oleh perangkat keras jaringan.
  • Tidak dapat disesuaikan tanpa perubahan perangkat keras.
  • Diukur dalam byte.

Ukuran Paket TCP Maksimum

  • Dapat diatur ke nilai apa pun.
  • Seharusnya tidak pernah lebih tinggi dari MTU.
  • Diukur dalam byte.

Saat Anda mengirim file atau pesan melalui Transmission Control Protocol (TCP), itu dibagi menjadi paket-paket yang dipasang kembali setelah mencapai tujuan yang dimaksud. Unit transmisi maksimum (MTU) adalah ukuran maksimum unit data tunggal yang dapat ditransmisikan melalui jaringan komunikasi digital. Protokol jaringan tingkat yang lebih tinggi, seperti TCP/IP, dapat dikonfigurasi dengan ukuran paket maksimum, yang merupakan parameter yang tidak bergantung pada MTU lapisan fisik tempat TCP/IP berjalan. Meskipun dimungkinkan untuk mengatur ukuran paket TCP maksimum ke hampir semua nilai, itu tidak boleh melebihi MTU jaringan.

Beberapa perangkat jaringan salah menggunakan istilah ini secara bergantian. Misalnya, pada beberapa router broadband rumah, parameter yang disebut MTU sebenarnya adalah ukuran paket TCP maksimum.

Pro dan Kontra Ukuran MTU

Keuntungan

  • MTU yang lebih besar memungkinkan transmisi data lebih cepat.
  • MTU yang lebih kecil menghasilkan penurunan latensi jaringan.

Kekurangan

  • MTU yang lebih besar dapat meningkatkan latensi jaringan.
  • Meningkatkan MTU mungkin memerlukan peningkatan perangkat keras yang mahal.

Ukuran MTU adalah properti antarmuka jaringan fisik dan biasanya diukur dalam byte. MTU untuk Ethernet, misalnya, adalah 1500 byte. Beberapa jenis jaringan, seperti token ring, memiliki MTU yang lebih besar. Beberapa jaringan memiliki MTU yang lebih kecil, tetapi nilainya tetap untuk setiap teknologi fisik.

MTU yang lebih besar berarti lebih banyak data yang masuk ke dalam paket yang lebih sedikit, yang umumnya memungkinkan transmisi yang lebih cepat dan lebih efisien. Namun, jika terjadi kesalahan komunikasi, paket membutuhkan waktu lebih lama untuk ditransmisikan ulang. Karena paket yang lebih besar lebih rentan terhadap kerusakan dan penundaan, MTU yang lebih kecil dapat meningkatkan latensi jaringan.

Pro dan Kontra Ukuran Paket TCP Maksimum

Keuntungan

  • Dapat disesuaikan melalui sistem operasi.
  • Ukuran paket TCP maks yang lebih rendah dapat meningkatkan latensi jaringan.

Kekurangan

  • Menyetelnya lebih tinggi dari MTU dapat menyebabkan ocehan.
  • Ukuran paket TCP maks yang lebih rendah menghasilkan transmisi yang lebih lambat.

Di Microsoft Windows, ukuran paket maksimum untuk protokol seperti TCP dapat diatur di Windows Registry. Jika nilai ini disetel terlalu rendah, aliran lalu lintas jaringan dipecah menjadi sejumlah besar paket kecil, yang berdampak buruk pada kinerja. Berada di jaringan Xbox, misalnya, membutuhkan nilai ukuran paket minimal 1365 byte.

Jika ukuran maksimum paket TCP disetel terlalu tinggi, ini akan melebihi MTU fisik jaringan dan menurunkan kinerja dengan mengharuskan setiap paket dibagi menjadi yang lebih kecil. Proses ini disebut fragmentasi. Komputer Microsoft Windows default ke ukuran paket TCP maksimum 1500 byte untuk koneksi broadband dan 576 byte untuk koneksi dial-up untuk menghindari melebihi MTU.

Masalah Terkait MTU dan Max TCP

MTU Ethernet sebesar 1500 byte membatasi ukuran paket yang melewatinya. Mengirim paket yang lebih besar dari jendela transmisi maksimum untuk Ethernet disebut mengoceh. Jika tidak ditangani, ocehan dapat mengganggu jaringan. Biasanya jabber dideteksi oleh repeater hub atau network switch. Cara paling sederhana untuk mencegah jabber adalah mengatur ukuran maksimum paket TCP tidak lebih dari 1500 byte.

Secara teori, batas ukuran maksimum paket TCP adalah 64K (65.525 byte), yang jauh lebih besar daripada yang pernah Anda gunakan. Meskipun demikian, masalah kinerja juga dapat muncul jika pengaturan transmisi maksimum TCP pada router broadband rumah Anda berbeda dari pengaturan pada masing-masing perangkat yang terhubung dengannya.