Fungsi Jaringan Saraf

Jaringan saraf terdiri dari miliaran neuron dan jumlah interkoneksi yang tak terhitung, yang membentuk sistem komunikasi neuron yang kompleks. Neuron memiliki reseptor, yang dikembangkan di terminal mereka, khusus untuk memahami berbagai jenis rangsangan apakah mekanik, kimia, termal, dll., Dan menerjemahkannya menjadi impuls saraf yang akan mengarah ke pusat-pusat saraf. Impuls ini merambat secara berturut-turut ke neuron lain untuk diproses dan ditransmisikan ke pusat tertinggi dan merasakan sensasi atau memulai reaksi motorik.

Untuk melaksanakan semua fungsi ini, sistem saraf diatur dari sudut pandang anatomi, di sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf tepi (SST). SST terletak di luar SSP dan mencakup 12 pasang saraf kranial (lahir di otak), 31 pasang saraf tulang belakang (yang timbul dari sumsum tulang belakang) dan simpul terkait.