HDR vs. 4K: Apa Bedanya?

Saat berbelanja TV, Anda mungkin menemukan istilah 4K dan HDR. Kedua teknologi ini meningkatkan kualitas gambar. Namun, mereka melakukannya dengan cara yang sangat berbeda. Mari kita hilangkan kebisingan dan pelajari apa arti 4K dan HDR.

9 TV Terbaik 2023 HDR vs. 4K: Apa Bedanya?Sony

Ada dua cara bagi TV untuk menampilkan HDR:

  • Konten yang Dikodekan HDR : Empat format HDR utama adalah HDR10/10+, Dolby Vision, HLG, dan Technicolor HDR. Merek atau model TV HDR menentukan format mana yang kompatibel. Jika TV tidak dapat mendeteksi format HDR yang kompatibel, TV akan menampilkan gambar dalam SDR.
  • Pemrosesan SDR ke HDR : Serupa dengan cara TV meningkatkan resolusi, TV HDR dengan peningkatan SDR-ke-HDR menganalisis informasi kontras dan kecerahan sinyal SDR. Kemudian, memperluas jangkauan dinamis untuk mendekati kualitas HDR.

Kompatibilitas: End-to-End untuk Pengalaman Full 4K HDR

4K

  • Resolusi penuh 4K UHD memerlukan peralatan yang kompatibel dengan 4K dari sumber ke tampilan—termasuk dekoder atau pemutar Blu-ray, perangkat streaming, kabel HDMI, dan TV.

HDR

  • Membutuhkan kompatibilitas end-to-end.
  • Konten yang tersedia terbatas dibandingkan dengan 4K.

Televisi 4K memerlukan kompatibilitas ujung ke ujung di antara semua komponen untuk menghasilkan resolusi 4K yang asli atau sebenarnya. Hal yang sama umumnya berlaku untuk HDR. Anda memerlukan TV HDR dan konten yang diproduksi menggunakan format HDR. Dengan ukuran tertentu, konten yang tersedia di HDR lebih sedikit daripada di 4K, tetapi itu mulai berubah.

Untuk menikmati resolusi 4K UHD penuh, Anda memerlukan peralatan yang kompatibel dengan 4K. Itu termasuk penerima home theater, streamer media, pemutar Blu-ray Ultra HD, dan proyektor video 4K, serta resolusi asli dari konten yang Anda tonton. Anda juga memerlukan kabel HDMI berkecepatan tinggi. 4K lebih umum di antara televisi yang lebih besar karena perbedaan antara 4K dan 1080p tidak terlalu terlihat pada layar yang lebih kecil dari 55 inci. Namun, efek HDR mungkin terlihat berbeda dari TV ke TV, tergantung jumlah cahaya yang dipancarkan layar.

Beberapa perangkat 4K meningkatkan resolusi yang lebih rendah menjadi 4K, tetapi konversinya tidak selalu lancar. 4K belum diimplementasikan dalam siaran TV over-the-air di AS, jadi konten over-the-air (OTA) perlu ditingkatkan untuk ditampilkan dalam 4K. Demikian pula, tidak semua TV HDR dapat ditingkatkan dari SDR ke HDR. Saat membeli TV dengan kemampuan HDR, pertimbangkan kompatibilitas TV dengan format HDR10/10+, Dolby Vision, dan HLG, serta kemampuan kecerahan puncak TV, yang diukur dalam nits.

Seberapa baik TV berkemampuan HDR menampilkan HDR bergantung pada seberapa banyak cahaya yang dipancarkan TV. Ini disebut sebagai kecerahan puncak dan diukur dalam nits. Konten yang dikodekan dalam format Dolby Vision HDR, misalnya, dapat memberikan rentang 4.000 nits antara hitam paling hitam dan putih paling putih. Beberapa TV HDR memancarkan cahaya sebanyak itu, tetapi semakin banyak tampilan yang mencapai 1.000 nits. Sebagian besar TV HDR menampilkan lebih sedikit.

TV OLED maksimal sekitar 800 nits. Semakin banyak TV LED/LCD memancarkan 1.000 nits atau lebih, tetapi TV kelas bawah mungkin hanya memancarkan 500 nits (atau lebih rendah). Di sisi lain, karena piksel dalam TV OLED menyala secara individual, memungkinkan piksel menampilkan hitam pekat, TV ini mungkin memiliki jangkauan dinamis yang dirasakan lebih tinggi bahkan dengan tingkat kecerahan puncak yang lebih rendah.

Saat TV mendeteksi sinyal HDR tetapi tidak dapat memancarkan cukup cahaya untuk menampilkan potensi dinamis penuhnya, TV menggunakan pemetaan nada untuk menyesuaikan rentang dinamis konten HDR dengan output cahaya TV.

4K vs. HDR: Apakah Anda Harus Memilih?

4K dan HDR bukanlah standar yang bersaing, jadi Anda tidak perlu memilih di antara keduanya. Dan karena sebagian besar TV premium memiliki kedua standar tersebut, Anda tidak perlu fokus pada satu standar di atas yang lain, terutama jika Anda membeli TV yang lebih besar dari 55 inci. Jika Anda menginginkan TV yang lebih kecil dari itu, Anda mungkin senang dengan layar 1080p, karena Anda mungkin tidak akan melihat perbedaan resolusinya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apakah HDR lebih baik dari 4K? Yang akan lebih Anda hargai bergantung pada siapa Anda dan pengaturan pribadi Anda. HDR bekerja dalam konteks kontras dan warna serta kecerahan, sedangkan 4K mengacu pada resolusi, yaitu jumlah piksel dalam suatu gambar.
  • Apakah HDR lebih baik dari HD? Yang satu tidak lebih baik dari yang lain, karena HD dan HDR adalah konsep yang benar-benar terpisah. HD mengacu pada resolusi seperti 4K, sedangkan HDR bekerja dalam konteks kontras, warna, dan kecerahan.
  • Apakah HDR berbeda pada ponsel, kamera, dan layar? Tidak, HDR adalah HDR, meskipun Anda akan menggunakan kamera HDR untuk membuat konten HDR dan menggunakan tampilan HDR untuk melihat konten HDR. Apa yang dapat Anda lakukan dengan HDR akan bervariasi berdasarkan perangkat, tetapi teknologinya tidak berubah.
  • Haruskah saya menggunakan HDR? Itu tergantung pada preferensi. Jika Anda memiliki kamera HDR atau ponsel, kemungkinan besar Anda ingin menggunakannya. Di TV atau monitor, seberapa bagus penerapan HDR itu sendiri kemungkinan besar akan menentukan apakah Anda ingin menggunakannya atau tidak.