Apa Kegunaan Silika dalam Homeopati?

Silika dapat digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan.

Ada berbagai kegunaan silika dalam homeopati , dan dapat diresepkan untuk sejumlah alasan. Ini dapat digunakan sebagai pengobatan suasana hati untuk hal-hal seperti kurangnya ketegasan, kurang percaya diri, keragu-raguan, dan kelelahan. Beberapa praktisi juga menggunakannya untuk alasan medis, seperti rentan terhadap pilek, sakit tenggorokan, dan sakit kepala disertai mual. Yang lain menggunakannya untuk mengobati ketiak atau keringat kaki yang berlebihan.

Salah satu kegunaan utama silika adalah mencegah ketombe.

Silika, juga disebut silicea , berasal dari kuarsa atau batu api dan merupakan mineral yang ada di kerak bumi. Hal ini juga hadir dalam tulang rawan dan tulang manusia. Senyawa ini digunakan terutama untuk mengobati kondisi kronis, meskipun juga dapat diresepkan untuk masalah yang lebih umum, seperti flu biasa. Selain itu, kadang-kadang digunakan untuk mengobati gangguan kepribadian.

Silika digunakan sebagai pengobatan suasana hati homeopati untuk kondisi seperti kelelahan.

Ada tipe kepribadian khusus yang cocok dengan silika dalam homeopati, dan orang-orang yang cocok dengan tipe itu dikatakan mendapat manfaat dari perawatan silika. “Tipe silika” adalah seseorang dengan kulit pucat dan rapuh, rambut mudah patah, dan rentan terhadap kelelahan dan infeksi. Kelompok ini juga termasuk orang-orang yang merasa kedinginan sepanjang waktu dan yang takut berbicara di depan umum.

Silicea dapat digunakan oleh mereka yang rentan terhadap flu biasa.

Efek utama penggunaan silika termasuk memperkuat rambut dan kuku yang rapuh, merawat kondisi kulit, mencegah ketombe , dan menyembuhkan bekas luka. Silika juga dilaporkan meningkatkan penyerapan nutrisi . Beberapa orang juga menggunakan silika untuk menghilangkan benda asing dari tubuh. Ini bisa berupa apa saja, mulai dari serpihan hingga pecahan kaca kecil.

Silika dijual dalam bentuk gel atau tablet, dalam konsentrasi mulai dari 12X hingga 30C. Angka Romawi X dan C digunakan untuk menunjukkan berapa banyak bahan aktif yang telah diencerkan, sedangkan angka tersebut menunjukkan berapa kali pengenceran ini diulang. Tanda X pada 12X melambangkan bahwa larutan telah diencerkan satu bagian bahan aktif menjadi sembilan bagian air, dan proses tersebut diulangi sebanyak 12 kali. C dalam 30C adalah singkatan dari 100, artinya satu bagian silika telah diencerkan dalam 99 bagian air, dan proses tersebut diulangi sebanyak 30 kali.

“Tipe silika” termasuk mereka yang takut berbicara di depan umum.

Pengenceran yang terjadi dengan silika dan perawatan homeopati lainnya telah menyebabkan banyak profesional medis mempertanyakan keefektifannya. Banyak yang percaya bahwa obat homeopati bekerja berdasarkan efek plasebo. Pasien disarankan untuk mencari bantuan dari profesional medis jika gejalanya menetap.

Related Posts