Apa itu Sistem Operasi Jaringan?

Network Operating System (NOS) adalah program perangkat lunak yang mengontrol perangkat lunak dan perangkat keras lain yang berjalan di jaringan. Hal ini juga memungkinkan beberapa komputer, yang dikenal sebagai komputer jaringan, untuk berkomunikasi dengan satu hub pusat dan satu sama lain untuk berbagi sumber daya, menjalankan aplikasi, dan mengirim pesan. Sistem seperti itu dapat terdiri dari jaringan nirkabel , Jaringan Area Lokal (LAN), atau bahkan dua atau tiga jaringan komputer yang terhubung bersama. Administrator yang menjalankan jaringan ini biasanya memiliki pelatihan dalam sistem operasi jaringan yang berbeda.

Sistem operasi jaringan memungkinkan beberapa komputer untuk berkomunikasi satu sama lain.

Elemen Jaringan

Jaringan biasanya terdiri dari beberapa komputer yang terhubung satu sama lain melalui hub atau router pusat. Hub pusat ini, pada gilirannya, dapat dihubungkan ke komputer utama yang lebih besar. Jaringan juga dapat mencakup perangkat lain seperti printer, sistem pencadangan data, dan fasilitas penyimpanan pusat. komputer jaringan utama memonitor semua mesin yang terhubung dengan bantuan perangkat lunak sistem operasi jaringan .

Jaringan area lokal menggunakan kabel ethernet untuk menghubungkan komputer individu ke hub pusat.

Tata Letak dan Fitur NOS

Sistem operasi jaringan sering kali memiliki antarmuka administrasi berbasis menu. Dari antarmuka ini, seorang administrator jaringan dapat melakukan berbagai aktivitas. Dia menggunakan antarmuka untuk memformat hard drive, mengatur izin keamanan, dan membuat informasi masuk untuk setiap pengguna. Administrator juga dapat menggunakan antarmuka sistem operasi jaringan untuk mengidentifikasi printer bersama dan mengonfigurasi sistem untuk mencadangkan data secara otomatis sesuai jadwal.

Sebuah sistem operasi jaringan dapat terdiri dari dua atau tiga jaringan komputer yang terhubung bersama.

File Servers

Salah satu komponen penting dari sebuah jaringan adalah file server . File server adalah perangkat yang menyimpan data untuk digunakan oleh berbagai komputer jaringan. Ini bisa berupa satu komputer atau sekelompok hard drive eksternal yang dihubungkan secara seri untuk menyimpan data. Sistem operasi jaringan membantu mengelola aliran informasi antara server file dan komputer jaringan.

Sistem operasi jaringan dapat membantu usaha kecil berjalan lebih efisien.

Administrator Jaringan

Administrator jaringan menginstal dan mengelola perangkat keras jaringan dan sistem operasi. y bahkan dapat mengonfigurasi sistem operasi jaringan untuk mengenali beberapa jaringan sebagai bagian dari satu sistem yang lebih besar. Lebih dari satu administrator mungkin diperlukan untuk grup seperti itu, karena mereka bisa menjadi sangat besar dan kompleks.

Sertifikasi untuk Sistem Berbeda

Ada sejumlah sistem operasi yang tersedia, dan masing-masing NOS berjalan secara berbeda. Ini berarti administrator perlu mengetahui cara mengkonfigurasi setiap sistem operasi jaringan dengan benar untuk memenuhi kebutuhan klien atau pemberi kerja. Administrator jaringan sering menerima sertifikasi dengan jenis NOS tertentu, untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mengelola sistem ini secara efektif.

Jenis Umum Jaringan

Sistem operasi jaringan biasanya dapat mengawasi dua jenis jaringan utama: peer-to-peer dan client/server. Dalam sistem peer-to-peer, NOS terpusat bahkan mungkin tidak diperlukan karena program sekunder mengarahkan aliran informasi antara masing-masing peer. Jaringan klien/server lebih sering membutuhkan NOS untuk mengatur transfer data dan mengelola ketersediaan informasi. Banyak administrator lebih memilih jenis jaringan ini untuk bisnis dan sekolah, karena memungkinkan kontrol yang lebih besar dan menciptakan sistem terpusat untuk izin dan akses.

Kemampuan sistem operasi jaringan digunakan bersama dengan pemecahan masalah manual untuk menemukan masalah jaringan.

Related Posts