Apa itu Internetworking?

Internetworking adalah praktik menghubungkan beberapa jaringan komputer bersama-sama untuk membentuk jaringan yang lebih besar.Berbagai jenis jaringan dapat dihubungkan dengan perangkat perantara yang dikenal sebagai gateway, dan sekali terhubung, mereka bertindak sebagai satu jaringan besar.Internetworking dikembangkan sebagai tanggapan terhadap beberapa masalah yang dihadapi pada masa awal komputer pribadi dan membentuk dasar dari Internet cararn.

Kabel Ethernet, yang dapat digunakan di Jaringan Area Lokal (LAN).

Banyak orang menggunakan berbagai jenis jaringan setiap hari tanpa menyadarinya.Seorang pebisnis yang menggunakan ponsel cerdas untuk memeriksa email menggunakan jaringan seluler, sementara pengguna rumahan dapat mengalirkan musik ke laptop melaluijaringan nirkabel.Pengguna pedesaan mungkin mengaksesjaringanPenyedia Layanan Internetmerekamelalui koneksi dial-up, Di dunia korporat, jaringan kabel besar adalah norma.Internetworking memungkinkan semua jaringan ini terhubung satu sama lain meskipun ada perbedaan teknologi.

Sebuah smartphone sering menjadi salah satu bagian dari internetworking.

Kunci untuk menjembatani berbagai jenis jaringan adalah konsep paket — unit data individual yang kecil.Paket adalah dasar untuk jaringan komputer cararn, tetapi tidak terbatas pada satu teknologi jaringan.Sebaliknya, paket dapat dimasukkan ke dalam apa yang dikenal sebagai frame, yang dirancang untuk teknologi jaringan tertentu.Pengaturan ini memungkinkan paket dari semua jenis jaringan untuk digunakan pada jenis jaringan lainnya.Perangkat khusus yang mendukung lebih dari satu teknologi jaringan, yang disebut gateway atau router, dapat mentransfer paket antara jaringan yang berbeda ini.

Internetworking berkembang secara bertahap sebagai respon terhadap beberapa tantangan.Koneksi paling awal antara banyak komputer adalah terminal “bodoh” dengan daya komputasi yang sangat kecil yang akan terhubung ke mainframe besar yang kuat.Ketika komputer pribadi (PC) mulai menggantikan terminal, PC dikelompokkan ke dalam Jaringan Area Lokal (LAN).Meskipun ini memiliki banyak keuntungan, LAN terisolasi dan tidak dapat terhubung ke LAN lain, yang membatasi produktivitas.Server file, printer, dan sumber daya lainnya tidak dapat dibagi antar lokasi, dan organisasi dengan beberapa lokasi tidak dapat dengan mudah bertukar informasi.

Pada awal 1970-an, peneliti Amerika yang bekerja pada jaringan yang didanai departemen pertahanan yang dikenal sebagai Jaringan Badan Proyek Penelitian Lanjutan (ARPANET) mulai menyelidiki kemungkinan menghubungkan jaringan mereka ke jaringan awal lainnya.Penelitian ini menyadari bahwa protokol jaringan awal tidak cocok untuk internetworking, dan pengembangan Transmission Control Protocol danInternet Protocol(TCP/IP) dimulai.Pada akhir 1970-an,ARPANETtelah dihubungkan ke dua jaringan lain menggunakan TCP/IP, dan halaman penting dalam sejarah Internet telah ditulis.

Jaringan baru terus terhubung ke ARPANET pada 1980-an, dan semakin banyak LAN yang terhubung satu sama lain melalui ARPANET.Pada tahun 1989, jaringan yang dibangun oleh National Science Foundation (NSF) menggantikan ARPANET.Dari sana, jaringan regional terhubung ke jaringan NSF menggunakan TCP/IP dan protokol terkait, dan “jaringan jaringan” besar muncul —Internet.

Related Posts